Hidup dari Bunga Deposito

Pertanyaan:

Ustaz, bagaimana hukumnya hidup dengan bunga deposito?

Dewi

Jawaban:

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillah, washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, Waba’du.

Deposito di bank konvensional jelas diharamkan di dalam syariat Islam, karena secara praktek menggunakan sistem riba yang diharamkan di semua agama. Sebab bila didepositokan pada bank konvensional, tentu akan diputar dengan menggunakan sistem ribawi. Dan tentunya, hasil dari deposito itu pasti haramnya.

 

 

 

Daftar Isi : “Konsultasi & Tanya Jawab”

Adab Tidur, Beberapa Perilaku yang Baik ketika Tidur dan Bangun Tidur 
Apakah Isbal Diwajibkan?
Apakah Zikir dan Doa Berjamaah Dibolehkan?
Dalil/hadits Tentang Takbiran Di Malam Idul Fithri
Dasar Hukum Onani
Kalau Penjualan Sertifikat Wakaf Melebihi Target
Kenapa Wanita Istihadhah Boleh Masuk Masjid?
Main Playstation dan Game dalam Pandangan Islam
Menahan Gejolak Nafsu dengan Puasa, Bagaimana Caranya?
Mencukur Alis bagi Wanita dan Menggantinya dengan Pinsil Alis
Wanita Mencukur Alis, Dosakah?

 

Aqiqah dan Kelahiran
Anak Meninggal Dalam Kandungan, Apakah Dilakukan Aqiqah Juga?
Aqiqah Sesuai Tuntunan Rasulullah
Melafalkan Azan di Telinga Bayi setelah Dilahirkan

Aurat
Hukum Jilbab Gaul

Hukum Memakai Cadar bagi Wanita

Bersentuhan Kulit
Bersentuhan Kulit dengan Petugas Donor Darah Non Mahram
Bersentuhan Kulit Laki-Laki dengan Wanita Bukan Mahram
Perihal Bersentuhan dengan Non-Muslim

Makanan
Sertifikat Halal untuk Beras, Tepung Terigu, dan Sejenisnya
Sikap terhadap Makanan Tanpa Label Halal

Pernikahan
Dua Mempelai Tidak Bersanding pada Saat Ijab Qabul
Hukum Membaca Sighat Ta’liq setelah Aqad Nikah
Memutuskan Tidak Akan Menikah
Ta‘aruf Lewat Email
Wali Nikah Bagi Anak dari Orang Tua yang Berzina sebelum Nikah

 

Puasa
Bolehkah Berpuasa di Hari Tasyriq

Qurban
Berqurban dengan Patungan dan Uang Pinjaman
Bolehkah Kurban Sekaligus Aqiqah?
Pengalihan Kurban dalam Bentuk Lain ke Daerah Bencana

Shalat
Cara Shalat Istikharah yang Benar

Gampang Buang Angin, Bolehkah Tidak Sholat Jum’at?
Kalau Shalat Jum’at Ketinggalan Satu Raka’at
Kriteria Mukim Yang Membuat Shalat Jama` Qashar Sudah Tidak Boleh Dilakukan

Ingin Pulang Ke Tanah Air, musafirkah Saya

Panduan Shalat Gaib
Shalat ‘Id dan Shalat Jum’at
Shalat Tidak Pakai Mukena
Takbiratul Ihram Berkali-kali Karena Selalu Ragu dalam Niat

Thaharah
Benarkan Wanita Haidh Tidak Boleh Masuk Masjid?
Dokter Hewan yang Selalu Terkena Najis Babi

Hukum Memegang Mushaf Ketika Berhadats Kecil
Pakai Siwak Kayu

Zakat
Adakah Zakat atas Tanah dan Rumah yang Dimiliki?
Bisakah Zakat Usaha Wiraswasta Dicicil tiap Minggu
Harta Apa Saja yang Wajib Dizakati?
Uang Pinjaman, Apakah Harus Dizakatkan?
Wajibkah Zakat Profesi padahal Tidak Ada pada Zaman Rasulullah?
Zakat Usaha Penyewaan Alat Berat

 

Aqidah

Apakah Orang Islam Liberal Bisa Digolongkan Kafir?
Apakah Yahudi dan Nasrani Tidak Akan Masuk Surga?
Apakah Mukjizat Rasul Bisa Dilaksanakan Manusia?
Apakah Ibadah ‘Muslim Kejawen’ Diterima?
Apakah Dua Kalimat Syahadat Harus Diikrarkan Di Muka Umum?Asal-usul Manusia
Bagaimana Hukum Menikah Adat Jawa Dengan Siraman Untuk Wanita Berjilbab?
Benarkah Nabi Isa Masih Hidup?
Benarkah Islam Akan Terbagi Menjadi 73 Aliran?
Bisa Mengusir Makhluk Ghaib Tanpa Belajar
Bisnis Wisata Rohani, Benarkah Bernuansa Syirik?
Bolehkah Saya Memiliki Budak Perempuan untuk Digauli?
Dasar Hukum Bai’at
Feng Shui dan Rumah ‘Tusuk Sate’
Hukum Mengucapkan Selamat Hari Raya Non Muslim
Hukum Merayakan Tahun Baru Hijriyah
Kalau Sudah Ada Quran Kenapa Ada Hadist Dan Hadist Qudsi?
Kapan Tepatnya Al-Qur’an Diturunkan?
Kenapa Kaum Muslimin Harus Mencontoh Rasulullah
Kenapa Tidak Boleh Mengucapkan Selamat Natal?
Kita Wajib Memperbaiki Diri Kita Sendiri Terlebih Dahulu
Masjid Sab’ah
Membedakan Karomah dari Allah dengan Ilmu Ghaib dari Jin
Mengapa Rosul Dan Nabi Diturunkan Di Dataran Arab?
Muslimkah Bayi Dari Keluarga Non Muslim?
Penemuan Fosil dan Nabi Adam
Perbedaan Antara Ramalan Dan Mimpi
Prioritas Dalam Berdakwah
Sebegitu Rendahkah Budak Menurut Islam?
Seputar Zaman Purba, Dinosaurus, Dan Nabi Adam?
Setiap Muslim Pasti Masuk Surga?
Surah Yang Terakhir Turun Dalam Alquran
Wanita dan Budak Laki-Lakinya

Muamalah


Apakah Dibenarkan Tindakan Merusak Tempat Maksiat?
Beda Kuis Dengan Judi : Bukankah sama-sama mengundi nasib?
Dasar Perhitungan Cicilan Pinjaman Murobahah
Hukum Donor Darah (Jual Belikah?)
Hukumnya Menerima Uang Diluar Gaji
Kalau Menemukan Uang, Diapakan?
Khawatir Dengan MLM Yang Disinyalir Melakukan Proyek Kristenisasi
Lomba Burung dan Kehalalan Hadiahnya
Memperdengarkan Musik Klasik untuk Kecerdasan
Orderan Dari Perusahaan Rokok
Order Membuat Rekaman Lagu Rohani Agama Lain
Pembagian Warisan Suami-Istri yang Tidak Punya Anak Kandung
Penghasilan dari Pekerjaan yang Diperoleh Secara Illegal
Seorang Muslim Harus Menunaikan Amanat
Solusi Keterpurukan Ummat
Speaker Musholla yang Mengganggu

Jual – Beli
Berdagang Perhiasan yang Nilainya Puluhan Juta
Berjualan Di Teras Mesjid : Manakah Batasan Masjid?
Jual Beli dengan Pembayaran Dicicil, Samakah dengan Riba?
Jual Beli Barang Najis, Haramkah?

Rekening Bank, Tabungan dan Deposito
Bolehkah Menerima Dana Subsidi Kampus dari Hasil Deposito
Faedah Pinjaman, RIBA Atau Kos Perkhidmatan
Hidup dari Bunga Deposito
Membuka Rekening di Bank Ribawi untuk Pembayaran Listrik, Telepon
Membuka Rekening di Bank Ribawi Sekedar untuk Transfer Gaji

 

Judul diatas hanyalah judul dari 1 kategori. Sedangkan untuk Artikel Islami berkualitas lainya bisa kunjungi :

Daftar Isi Full

 

 

Dan oleh para ulama, sistem bunga ini memang masih bertentangan dengan syariat Islam karena masih ada unsur riba yang diharamkan. Hampir semua kalangan ulama dunia dan nasional mengharamkan bunga deposito ini. Karena titik ribanya memang sangat jelas dan terang sekali. Bahkan bila kita konsekuen menjadi seorang muslim, kita harus tahu bahwa orang yang melakukan riba itu bukan saja berdosa, tetapi juga diancam akan diperangi oleh Allah SWT dan juga Rasulullah SAW.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan, maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat, maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak dianiaya. (QS Al-Baqarah: 278-279)

Tidak bisa dibayangkan bagaimana menjadi makhluq tapi diperangi oleh Penciptanya dan Rasul-Nya. Apalagi bila seseorang sudah tahu bahwa deposito konvensional itu haram, maka seseorang yang dengan sengaja melanggar larangan Allah SWT ini padahal sudah jelas mana yang haram dan mana yang halal, jelas-jelas ingkar kepada Allah SWT. Orang yang makan harta riba sebagaimana disebutkan Allah SWT dalam Al-Quran Al-Kariem, bagaikan orang yang kerasukan setan.

Orang-orang yang makan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata, sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti, maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu; dan urusannya kepada Allah. Orang yang kembali, maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah: 275)

Untuk itu, bila anda punya tabungan deposito, sebaiknya anda memindahkan deposito anda ke bank-bank yang telah menggunakan sistem syariah, agar bisa terbebas dari dosa riba.

Namun memang sangat disayangkan sekali melihat kenyataan bahwa masih terlalu banyak umat Islam yang tidak mengerti hukumnya. Keharaman sistem bunga baik dalam tabungan atau deposito pada bank konvensional sudah sering kami tampilkan dalam forum ini, sehingga silahkan Anda cari topik yang berkaitan dengan mengapa diharamkan dan apa dalil-dalilnya.

Alternatif yang bisa dilakukan adalah mendepositokan harta Anda pada bank-bank syariah yang kini sudah cukup banyak menjamur di mana-mana. Inilah bank yang menjalankan sistem bagi hasil sesuai dengan sistem Islam yang jelas lebih cocok dan pas buat kita semua.

Anehnya, di beberapa negara maju seperti Eropa, justru ada trend baru dimana mereka mendirikan bank dengan sistem syariah ini, padahal mereka bukan muslim. Baik pemilik bank, karyawan hingga para nasabahnya adalah orang-orang kafir. Alasan utama mereka bukan masalah fanatisme agama, karena umumnya mreka bukan beragama Islam, tapi karena secara empiris terbukti bahwa sistem syariah ini menguntungkan kedua belah pihak dan tidak ada yang dizalimi. Kalau kita sebagai pewaris syah dari syariat Islam justru merasa tidak bisa hidup tanpa sistem kapitalis yang ribawi, maka pasti ada yang salah dalam konsep berpikir kita sendiri. Kalau dulu alasannya karena tidak ada bank Islam, tapi dengan menjamurnya bank-bank syariah, alasan apa lagi yang ingin dikemukakan.

Wallahu a’lam bishshawab.
Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Ahmad Sarwat, Lc.

PENTING: Jika saat ini Anda belum bisa baca Al Quran meskipun dari Nol, atau Anda sudah bisa baca namun masih belum lancar, Saat ini kami Punya METODE RUBAIYAT sebagai Solusinya yang hingga Januari 2019 Alhamdulilah sudah dipercaya dan terjual lebih dari 44. 563 Paket di seluruh Indonesia dan Insya Allah akan terus bertambah. Untuk Mendapatkan paket Panduan METODE RUBAIYAT yang original dan selalu versi terbaru. Silakan bisa langsung akses DISINI atau WA 0819-0259-3977 (Sedang Ada promo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here